Aku tahu kamu samasekali nggak percaya tentang hal ini
aku sendiri pun nggak percaya
aku tahu kami memang banyak
berbicara
bercengkrama
curhat
pacaran
apapun deh istilah yang mau kamu pake
tapi tentang ‘janji-janji’ itu, kebetulan-kebetulan yg menarik itu
itu semua terjadi begitu adanya
tanpa maksud atau prasangka
toh aku sendiri pun tidak percaya ada apa-apa di antara kami
(bukannya mau ngotot menunjukkan bahwa hati kami saling bertaut)
ya, tak ada apa-apa
sekedar saling pengertian mungkin
pengertian yang didapat dari berbagi lewat tukar kata
seperti sudah kubilang : kami memang banyak berbicara
sedikit banyak pengertian pun muncul di antara kami
sedikit aneh memang mengingat hubungan kami yang macam angin berubah-ubah arah dan kecepatan selalu
kamu mungkin jadi berpikir kedekatan kami sedemikian eratnya hingga kami seperti bisa saling berbicara tanpa kata-kata
salah besar
aku tetap merasa asing dan jauh darinya sebagaimanapun kami saling membaca benak masing-masing
(ku masih juga tertohok tiap kali dia menunjukkan betapa dia mengerti jalanku berpikir)
bagaimanapun dia akan tetap jadi orang asing
Aku dan dia
Mei 5, 2008
stranger
Posted by aito under cerita, cerita andi, cerita masa lalu | Tag: andi, bimo, sahabat |Leave a Comment